Ad Code

Advertising:

Dual Protagonist Resident Evil Requiem Akan Mirip RE Revelations, Leon Jadi “Bapak-Bapak Tampan”

Capcom kembali membuat penggemar Resident Evil antusias lewat bocoran terbaru mengenai Resident Evil Requiem. Salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah penggunaan dual protagonist, konsep yang mengingatkan pada seri Resident Evil Revelations. Dalam Requiem, pemain tidak hanya akan fokus pada satu karakter utama, tetapi akan bergantian mengikuti dua sudut pandang cerita yang saling berkaitan.

Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan variasi gameplay, emosi cerita yang lebih dalam, serta sudut pandang berbeda dalam menghadapi horor khas Resident Evil.

Konsep dua protagonis bukan hal baru bagi Capcom. Pada Resident Evil Revelations, pemain bergantian memainkan Jill Valentine dan Chris Redfield dalam alur cerita paralel. Formula ini terbukti efektif dalam menjaga tempo permainan dan memberikan variasi suasana, mulai dari horor intens hingga aksi yang lebih agresif.

Resident Evil Requiem disebut akan mengadopsi pendekatan serupa, namun dengan skala yang lebih besar dan narasi yang lebih dewasa. Setiap karakter akan memiliki gaya bermain, latar lokasi, serta tantangan yang berbeda, sehingga pemain tidak merasa monoton.

Leon S. Kennedy Kembali dengan Tampilan Lebih Dewasa

Salah satu kabar yang paling ramai dibicarakan adalah kembalinya Leon S. Kennedy. Namun kali ini, Leon tidak lagi digambarkan sebagai agen muda penuh idealisme. Dalam Resident Evil Requiem, Leon tampil lebih matang, berpengalaman, dan tenang  memunculkan julukan dari penggemar sebagai “bapak-bapak tampan”.

Perubahan ini tidak hanya sebatas visual seperti wajah lebih tegas dan postur lebih berwibawa, tetapi juga tercermin dalam dialog serta cara Leon menghadapi situasi berbahaya. Ia digambarkan sebagai veteran yang telah melewati banyak trauma, namun tetap memegang prinsip untuk melindungi orang lain.

Perbedaan Gaya Bermain Antar Karakter

Sesuai tradisi dual protagonist, masing-masing karakter di Resident Evil Requiem diperkirakan memiliki pendekatan gameplay yang berbeda. Leon kemungkinan akan mengusung gaya survival action seimbang, mengandalkan senjata api, taktik, dan pengalaman lapangan.

Sementara protagonis kedua disebut akan membawa nuansa horor yang lebih kental, dengan keterbatasan sumber daya, eksplorasi intens, dan ketegangan psikologis. Perbedaan ini membuat pemain harus menyesuaikan strategi setiap kali berpindah karakter.

Penggunaan dua protagonis memungkinkan Capcom membangun cerita yang lebih kompleks. Pemain dapat melihat satu kejadian dari dua sudut pandang berbeda, menciptakan lapisan narasi yang lebih dalam. Trauma, konflik batin, dan keputusan sulit akan menjadi bagian penting dari perjalanan karakter.

Resident Evil Requiem juga disebut akan mengusung pendekatan sinematik yang lebih kuat, dengan fokus pada ekspresi karakter, atmosfer mencekam, dan pembangunan tensi secara perlahan.

Fan Service yang Lebih Dewasa

Kehadiran Leon versi lebih tua menjadi bentuk fan service yang matang. Capcom tidak sekadar mengandalkan nostalgia, tetapi juga mengembangkan karakter lama agar relevan dengan usia penggemarnya yang kini juga lebih dewasa.

Alih-alih menampilkan Leon sebagai pahlawan tanpa cela, Resident Evil Requiem justru menyoroti sisi manusiawi, kelelahan mental, dan pengalaman panjang yang membentuk dirinya.

Resident Evil Requiem berpotensi menjadi salah satu seri paling menarik dengan menggabungkan konsep dual protagonist ala RE Revelations dan pengembangan karakter ikonik seperti Leon S. Kennedy. Dengan pendekatan cerita yang lebih dewasa, gameplay variatif, serta atmosfer horor yang kuat, game ini menjanjikan pengalaman yang segar namun tetap setia pada akar Resident Evil.

Dan bagi penggemar lama, melihat Leon tampil sebagai “bapak-bapak tampan” mungkin justru menjadi daya tarik tersendiri.

Posting Komentar

0 Komentar