Ad Code

Advertising:

Game Assassin’s Creed Selanjutnya Akan Berfokus pada Sistem Parkour

Seri Assassin’s Creed dikenal dengan dunia terbuka yang luas, aksi stealth, dan tentu saja parkour sebagai ciri khasnya. Setelah beberapa judul terakhir lebih menonjolkan elemen RPG, kabar terbaru menyebutkan bahwa game Assassin’s Creed selanjutnya akan membawa fokus besar kembali pada sistem parkour. Keputusan ini disambut antusias oleh para penggemar lama yang merindukan nuansa klasik AC era Ezio Trilogy dan Unity, di mana parkour menjadi elemen paling memukau. Ubisoft dikabarkan tengah menyempurnakan mekanik traversal agar lebih halus, cepat, dan penuh variasi, membuat pemain benar-benar merasakan sensasi menjadi seorang Assassin sejati.

Salah satu hal yang paling menarik adalah sumber inspirasinya. Ubisoft disebut mengambil banyak referensi dari Assassin’s Creed Unity, game yang hingga kini dianggap memiliki mekanik parkour terbaik sepanjang sejarah franchise. Pergerakan naik turun bangunan yang fluid, animasi lompat yang responsif, hingga sistem parkour bebas yang sangat dinamis diklaim akan kembali. Namun kali ini, semuanya akan dikembangkan lebih modern, dengan teknologi animasi terbaru dan respons kontrol yang lebih presisi. Hasilnya diharapkan membuat eksplorasi kota menjadi pengalaman yang benar-benar sinematis—mirip free-running yang dilakukan parkour atlet profesional.

Dunia Game akan Dirancang Lebih Vertikal

Untuk mendukung mekanik parkour yang lebih mendalam, laporan awal menyebutkan bahwa desain kotanya akan dibuat lebih padat, lebih detail, dan jauh lebih vertikal. Alih-alih medan terbuka luas seperti Valhalla atau Odyssey, game terbaru ini akan kembali pada kota metropolitan historis yang penuh gang sempit, gedung rapat, dan jalur rahasia—lingkungan yang sangat ideal untuk parkour cepat dan agresif. Struktur bangunan kabarnya juga akan dibuat dengan banyak titik pegangan sehingga pemain tidak lagi harus menebak-nebak rute, melainkan bisa dengan bebas menciptakan jalur unik sendiri.

Langkah Ubisoft mengembalikan fokus ke parkour disebut sebagai upaya untuk menghadirkan kembali identitas inti Assassin’s Creed. Pemain akan merasakan peran Assassin yang lincah, bersembunyi di atap-atap bangunan, bergerak tanpa suara, dan melakukan aksi melompat dari ketinggian dengan elegant. Mekanik stealth juga dilaporkan akan diperdalam untuk melengkapi sistem traversal baru tersebut.

Potensi Menuju Game yang Lebih Sinematik

Dengan parkour sebagai pusat gameplay, game Assassin’s Creed berikutnya berpotensi menjadi seri paling sinematik dan immersif. Gerakan karakter yang lebih realistis, transisi animasi yang halus, hingga eksplorasi kota yang lebih hidup diproyeksikan membuat pengalaman bermain terasa seperti menonton film aksi—namun interaktif.

Hingga kini belum ada tanggal rilis resmi, tetapi rumor kuat menunjukkan bahwa fokus parkour ini akan menjadi “jualan utama” dari game tersebut. Para penggemar tentunya berharap Assassin’s Creed benar-benar kembali ke akarnya—dan menghadirkan pengalaman parkour terbaik yang pernah dibuat Ubisoft.

Posting Komentar

0 Komentar