Ad Code

Advertising:

Just Cause 3 Akhirnya Lepas Denuvo Setelah 10 Tahun Rilis

 Just Cause 3 pertama kali dirilis pada tahun 2015 dan langsung dikenal sebagai game open-world penuh aksi dengan kebebasan eksplorasi yang luas. Game ini menempatkan pemain sebagai Rico Rodriguez, agen spesial yang harus menggulingkan rezim diktator di pulau Medici. Dengan dunia terbuka yang masif, sistem grappling hook ikonik, serta ledakan di mana-mana, Just Cause 3 menjadi salah satu judul aksi paling populer pada masanya.

Namun, di balik kesuksesan tersebut, Just Cause 3 juga dikenal sebagai salah satu game yang menggunakan sistem proteksi DRM Denuvo sejak awal perilisannya. Keputusan ini sempat menuai pro dan kontra di kalangan pemain PC.

Denuvo dan Kontroversinya di Kalangan Gamer

Denuvo merupakan teknologi perlindungan anti-pembajakan yang banyak digunakan oleh publisher besar untuk melindungi game mereka dari pembobolan. Meski bertujuan mengurangi pembajakan, Denuvo kerap dikritik karena dianggap memengaruhi performa game, meningkatkan waktu loading, dan membebani sistem.

Dalam kasus Just Cause 3, beberapa pemain sejak lama mengeluhkan performa yang kurang optimal, terutama di PC kelas menengah. Meski tidak pernah dikonfirmasi secara resmi bahwa Denuvo menjadi penyebab utama, banyak komunitas percaya bahwa sistem DRM tersebut berkontribusi pada masalah teknis yang muncul.

Setelah hampir 10 tahun sejak perilisannya, Just Cause 3 akhirnya melepas Denuvo dari versi PC. Langkah ini disambut positif oleh komunitas, terutama pemain lama yang masih setia menikmati game tersebut. Penghapusan DRM ini menandai berakhirnya satu fase panjang perlindungan digital yang melekat pada game tersebut.

Bagi sebagian pemain, keputusan ini dinilai terlambat. Namun, tetap dianggap sebagai langkah yang tepat, mengingat usia game yang sudah satu dekade dan nilai komersialnya yang telah lama stabil.

Dampak bagi Performa dan Pengalaman Bermain

Dengan dilepasnya Denuvo, banyak pemain berharap adanya peningkatan performa, khususnya dalam hal stabilitas dan waktu loading. Meski peningkatannya mungkin tidak drastis di semua sistem, pengalaman bermain diyakini akan terasa lebih ringan dan responsif.

Selain itu, penghapusan DRM juga memberi kemudahan bagi pemain untuk memainkan game secara offline tanpa kekhawatiran autentikasi berulang. Hal ini menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna dengan koneksi internet terbatas.

Sinyal Perubahan Sikap Publisher?

Keputusan melepas Denuvo dari Just Cause 3 juga memunculkan diskusi lebih luas mengenai sikap publisher terhadap DRM pada game lama. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak game berusia di atas lima tahun yang melepas proteksi Denuvo, baik karena biaya lisensi maupun pertimbangan komunitas.

Langkah ini bisa dilihat sebagai bentuk kompromi antara perlindungan hak cipta dan kenyamanan pemain. Untuk game yang sudah lama beredar, nilai tambah dari DRM dianggap tidak lagi sebanding dengan dampak negatifnya.

Penghapusan Denuvo dari Just Cause 3 setelah 10 tahun rilis menjadi momen penting bagi komunitas gamer PC. Selain meningkatkan kenyamanan bermain, langkah ini juga menunjukkan bahwa game lama tetap mendapat perhatian dari publisher. Just Cause 3 kini bisa dinikmati dalam bentuk yang lebih bersih, ringan, dan ramah bagi pemain, sekaligus menutup bab panjang kontroversi DRM dalam sejarah game tersebut.

Posting Komentar

0 Komentar